Postingan

Menampilkan postingan dengan label Catatan / Curhatan

Freelance yang Tidak Free

Sudah cukup lama saya tidak mengupdate blog yang sudah agak lusuh ini setelah terakhir saya memposting mengenai suka duka menjadi seorang cat lover yang memang sengaja belum saya teruskan karena menunggu saat yang tepat.  Tiga bulan terakhir, terhitung sejak bulan Desember 2018, saya iseng-iseng mendaftarkan diri sebagai penulis artikel di sebuah jasa artikel, yakni Beryl Writer. Sebenarnya pada Februari 2018 saya pernah bergabung ke sana, namun setelah satu bulan saya memutuskan untuk resign karena saya belum mampu membuat artikel dengan kejaran deadline setiap hari. Desember tahun lalu, saya mencoba mendaftarkan diri lagi mengingat saya melihat lowongan sebagai penulis di sana. Waktu saya hendak menanyakan mengenai lowongan tersebut, Mbak Mendy, bisa dikatakan pemimpin penyedia jasa tersebut, langsung menyuruh saya langsung kerja, tanpa tes. Sebuah kehormatan bagi saya, namun sebagai orang yang tampan, saya tetap menawarkan untuk menjalani tes terlebih dahulu. Sudah ...

Buka Bersama Bukan Wacana Forever

Gambar
Tidak terasa bulan Ramadhan segera pergi lagi. Banyak sekali hal-hal yang sudah terlewati, salah satunya adalah kegiatan khas selama bulan puasa, yakni buka bersama. Selama Ramadhan tahun ini, ada empat buber yang saya ikuti, yakni buber Teater Terjal FIB, jurusan Sastra Indonesia angkatan 14, teman SMA kelas 12, dan belum lama ini adalah buber teman SMA kelas 11. Buber Teater Terjal diadakan hanya beberapa hari setelah Ramadhan tiba. Acara dilaksanakan cukup sederhana, beralaskan rumput lembah UGM dan beratapkan langit bertabur bintang, kami membawa makanan masing-masing dan digelar di tengah lingkaran untuk disantap bersama-sama. Sayang, kami tak sempat mengambil gambar karena terlalu asyik larut dalam kesederhanaan. Beberapa minggu setelahnya, giliran buber jurusan menyerang. Menurut saya, buber ini adalah yang paling berkesan. Bagaimana tidak, angkatan kami yang sudah tergolong angkatan bangkotan sudah jarang sekali bertatap muka. Ada yang sibuk skripsi, ada yang sibuk gak...

Akad Nikah

Bila nanti saatnya telah tiba Kuingin kau menjadi istriku Berjalan bersamamu dalam terik dan hujan Berlarian ke sana ke mari dan tertawa Rasanya tak asing dengan lirik lagu tersebut karena saat-saat ini sedang booming lagu tersebut. Buat yang belum tahu saja, lagu tersebut berjudul Akad dibawakan oleh Payung Teduh yang kebanyakan lagunya memang membawa suasana teduh. Tidak tahu kenapa di saat sedang booming lagu akad, hari-hari di bulan Agustus-September ini banyak sekali orang yang menikah. Entah hal ini memang biasa atau saya saja yang tidak tahu kalau bulan-bulan yang lain tetap banyak yang menikah. Dari kakak tingkat hingga saudara saya pun ada yang nikah. Awalnya saya kira hanya mereka saja. Tetapi, setelah saya mencoba mengaktifkan diri di media sosial, eh kok teman-teman yang lain banyak yang upload foto kondangan.  Tembakan demi tembakan "Kapan nyusul?" mulai menyerang. Di saat sini sedang pusing-pusingnya mikir skripsi, eh ini malah dibuat tambah p...

Keluarga Pemain Mentari Terbenam di Balik Tilam

Gambar
16 Mei 2017 bukanlah hari yang biasa. Hari itu adalah hari spesial karena ada malam puncak etnika fest, sebuah acara dua tahunan FIB UGM dengan tema Zaman Edan. Puncak acara tersebut adalah pementasan teater berjudul Mentari Terbenam di Balik Tilam yang disutradarai oleh Muhammad Lutfi Dwi Kurniawan. Sebagai salah satu pemain di pementasan tersebut, saya ingin sedikit menceritakan kesan saya terhadap pemain lainnya yang menjadi rekan proses saya selama tiga bulan. Dari tidak kenal menjadi teman kental. Dari orang asing menjadi orang asik. Dari dulu aku sendiri. Halah. Terlepas dari tragedi benda raksasa melayang di jalanan seperti dalam permainan PS1 Pepsiman, saya pikir hari itu cukup baik. Yah, hanya sedikit lecet bersarang pada tubuh ini. Untung saya masih bisa pentas. Ya, pagi hari sebelum pentas saya mendapat sebuah kecelakaan kecil di jalan raya. Barang cukup besar yang terbuat dari triplek yang dibawa mobil di depan saya tiba-tiba melayang dan hampir saya tabrak. Rasanya ji...

Surat Kepada Kawan

Hai Aku punya cerita nih. Suatu hari, ada tahu sama bakso. Baksonya naksir. Tahunya dipeluk. Tahu gak tahunya gimana? Jadi tahu bakso. Kayak tahu, tapi ada baksonya. Tamat. Gimana? Bagus kan? Sob, aku mau curhat nih. Aku bingung karena tidak tahu soal tahu. Kamu tahu kan kalau tahu itu banyak sekali macamnya? Ada tahu bulat, tahu bakso, tahu goreng, tahu bacem, tahu petis, tahu pong, tahu krispi, tahu bakso krispi, tahu bulat non krispi, tahu setan, tahu guling, dan masih banyak ratusan macam tahu. Tapi kamu tahu gak kenapa tahu ada banyak? Memang ini sedikit tidak penting, tapi semua hal yang terjadi pasti ada alasannya kan? Sandal jepit dinamakan seperti itu karena ada tali yang dijepit dengan bagian kaki. Nasi kucing dinamakan demikian karena porsi nasinya standar makanan kucing. Begitu pula dengan bentuk integrasinya, yaitu nasi macan. Kamu menggerakkan kakimu saja itu pasti ada alasan di baliknya. Jadi, bagaimana pendapatmu tentang pertanyaanku tadi? Kenapa tahu tidak men...

Jangan Menilai Buku dari Penjualnya

Jangan menilai buku dari sampulnya. Mentang-mentang sampulnya rusak, dikiranya isinya juga rusak. Mentang-mentang sampulnya warna biru, dikiranya isinya tentang lautan. Mentang-mentang sampulnya kosong, disangkanya isinya gak ada. Eh emang ada ya buku gitu. Tapi gak penting lah, intinya jangan menilai seseorang dari penampilannya saja, lebih tepatnya dari yang terlihat saja. Banyak orang menilai seseorang, tetapi ternyata salah. Saya adalah salah satu korban kesalahan penilaian tersebut. Berikut ini adalah daftar anggapan keliru orang tentang saya. 1. Pendiam             Banyak yang menilai saya seorang pendiam. Tapi sebenarnya tidak. Mulai bangun tidur, jiwa raga saya terus bergerak. Saya bangun tidur, mandi, gosok gigi, membersihkan tempat tidur, berpikir, berjiwa besar, berani mati untuk nusa dan bangsa, dan lain-lain. Kalau saya pendiam, pasti saya akan diam dalam jangka waktu yang lama. Hal itu hanya bisa dilakukan oleh ...

Bersatulah Para Jomblo

Yang di sini masih jomblo angkat tangan... eits tapi mblo, eh, ngle maksudnya. Single. Jangan mudah angkat tangan. Sebagai seorang single seperti saya ini, kita harus berbangga hati. Tidak selamanya single itu sendiri lho. Meski single artinya satu, tapi ada banyak kelebihan menjadi seorang jomblo, eh single. Apa saja? 1. Lebih mengenal diri sendiri             Pacaran terkadang hanya akan membohongi diri sendiri. Seseorang harus menjadi orang lain yang disukai si pacar. Kalau tidak, lo gue end. Bahkan, bisa saja orang yang pacaran akan meninggalkan hal yang sebenarnya dia sukai, seperti hobi memancing, koleksi benda-benda keramat, atau membajak twitter orang. Hal itu dikarenakan hobi tersebut tidak disukai sang pasangan dan si dia harus rela meninggalkan hobinya yang tanda kutip adalah dirinya. Seorang single bisa memiliki lebih banyak kesempatan dan waktu untuk mengenal diri sendiri. 2. Bebas     ...

Laki?

Gambar
                Laki gak minum rasa-rasa                 Laki bukan aki-aki                 Laki tahu kapan harus bohong                 Laki gak pernah main cewek                 Laki suka nonton bola                 Banyak sekali opini tentang bagaimana laki sejati itu sebenarnya. Karena manusia bebas beropini, saya tidak mau mempermasalahkannya. Yang akan saya bicarakan adalah dua kata terakhir dari baris terakhir opini-opini tentang laki di atas, yaitu nonton bola. Saya mengenal dunia sepak bola baru sejak kelas 2 SMA. Sebelumnya, saya masih terjebak dalam kesuka...

Foto, Ikan, Lemper, Makaroni

Gambar
Foto, Ikan, Lemper, Makaroni. Tahukah Anda apa hubungan keempat benda di atas? Jika Anda jeli, maka anda lembek. Kan jeli. Hehehe. Siapa sangka bahwa keempat benda di atas jika diambil huruf awalnya akan membentuk FILM. Terkejut? Nah, ngomong-ngomong tentang film, ada tebak-tebakan nih. Film apa yang berkesan bagi Anda? Jawabannya hanya anda yang tahu. Sekarang saya asumsikan Anda memberi pertayaan serupa dengan itu ke saya. Apakah saya juga memiliki film yang meninggalkan kesan? Tentu. 1.        3 Idiot Film ini adalah film yang bagus sekali (sekalinya berkali-kali). Awal melihat film ini adalah ketika kakak saya menontonnya di televisi. Saat itu saya gak mudeng itu film ngapain joget-joget gak jelas di kamar mandi. Tapi melihat wajah kakak saya yang serius dan tidak bisa berpaling dari layar kaca membuat saya penasaran. Saya pun ikut menonton meski hanya beberapa menit saja karena saya ditugaskan untuk membeli sesuatu di warung. Dengan inis...

Histeris Menguras Hati

            Seorang gadis remaja berteriak histeris ketika mengetahui pacarnya adalah kakeknya sendiri.             Pernah histeris? Apa itu histeris? Menurut seorang motivator dunia, jangan suka menurut. Pasti tahu kan ya apa itu histeris. Kembali ke pertanyaan awal, pernah histeris? Kalau pernah, kenapa teman-teman histeris? Jujur saja, sebenarnya itulah yang harus saya jawab. Saya hanya basa-basi bertanya agar tulisan ini agak panjang sedikit. Hehe.             Kalau boleh jujur, saya belum pernah histeris, entah karena sesuatu yang membuat saya histeris belum menunjukkan kehadirannya atau memang saya yang terlalu datar. Tapi saya mencoba berpikir, kira-kira hal apa yang akan membuat saya histeris?             Pertama, mungkin saya akan menjadi histeris ketika sedang berakting histeris...

Kekasih Idaman Adalah ...

            Kekasih idaman? Dua kata itu seakan memiliki aura howohowoh tersendiri, khususnya bagi anak muda seperti saya yang mungkin sudah bisa dikatakan tidak muda lagi. Waktu berjalan. Dunia berputar. Dahulu, saya mendambakan memiliki kekasih yang cantik, tinggi, solehah, baik hatinya, suka menabung, tidak tatoan apalagi pakai narkoba. Ya klasik lah, cari yang sesempurna mungkin. Sekali lagi, waktu berjalan dan dunia berputar. Hingga suatu ketika peristiwa itu terjadi. Saat sedang melamun di tengah suara hening malam, saya ingat ketika saya sangat ingin membeli sebuah handphone. Dengan semangat tinggi, saya mencari handphone yang harganya sesuai dengan budget saya dan memiliki spesifikasi yang setinggi-tingginya.             Lalu, apa yang terjadi? Otak saya menjadi hangat karena akan memproses sesuatu yang cukup berat. Jika saya mencari kekasih dengan kriteria saya sebelumnya, berarti saya gak ...

(ASBAK) Kuliah di Sasindo Belajar Apa?

          Beberapa waktu yang laluuu saya pernah menulis tulisan yang berjudul ASBAK (Anak Sastra Belajar Apa Kak?) Nah, sepertinya inilah saat-saat yang tepat untuk memulai tulisan tersebut. Jadi inti dari ASBAK adalah memberikan gambaran-gambaran kepada teman-teman yang penasaran nih jurusan Sastra Indonesia itu belajar apa saja. Apa yang akan saya tulis ini berdasarkan pengalaman saya saat belajar di jurusan Sastra Indonesia UGM. Yang jelas anggapan bahwa kuliah di jurusan Sastra Indonesia hanya belajar menulis dan membaca bisa saya katakana tidak benar.           Untuk permulaan, saya akan mengungkapkan sedikit dulu ya. Jadi di jurusan Sastra Indonesia ada 3 konsentrasi yang akan dan harus diambil oleh mahasiswa. Apa saja itu? Mereka adalah linguistik, sastra, dan filologi. Tulisan ini akan memberikan gambaran besar tentang ketiga itu.        Linguistik atau ilmu bahasa mempelajari seluk beluk tentang bahasa,...

Gawang Merah Gawang Putih

Gambar
        Siapa sih tidak senang bisa menerbitkan buku sendiri? menerbitkan buku merupakan impian semua orang, termasuk saya. Buku Gawang Merah Gawang Putih yang selanjutnya akan saya sebut GMGP adalah buku pertama saya yang terbit secara indie. Namun setelah menerbitkan buku tersebut, tidak ada rasa senang atau bangga dalam diri saya. Kenapa? Karena alasan saya menerbitkan buku tiddak seperti yang orang-orang biasanya. Ceritanya seperti ini.         Terakhir kali saya potong rambut adalah saat UAS semester 1, yaitu akhir Desember 2014. Setelah itu saya tidak pernah potong rambut lagi sampai bulan Mei. Alhasil rambut saya pun sudah mulai gondrong. Orang tua saya yang kelihatannya sudah risih menanyai saya kapan saya potong rambut. Saya menjawab saya cukur rambut kalau sudah menerbitkan buku. Awalnya perkataan saya ini hanya sebatas candaan saja, tetapi bisa juga ya ini jadi motivasi. Dan setelah itu saya melakukan nazar bahwa ...

BERKADAL

Gambar
Di tengah hiruk-pikuk arus mudik yang mengalir deras, KADAL yang merupakan singkatan dari Keluarga Dua Belas IPA Lima melakukan hal yang umum dilakukan ketika bulan Ramadan. Ya, buka bersama. Setahun tidak pernah bertatap muka menjadi motivasi tersendiri agar mengikuti buber anak-anak SMAN 1 Bantul tersebut, termasuk saya. Buber dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2016 di rumah salah satu penduduk desa Sribit, Bambanglipuro, Bantul, DIY. Namanya adalah Diga Budi Kurniawan. Ya karena acara ini bersifat kangen-kangenan dan tidak formal, setelah sampai lokasi kami langsung bercincong-cincong seperti setahun lamanya tidak bertemu, tanpa adanya pembukaan, sambutan, pembacaan undang-undang, amanat pembina buber, menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya, dan sebagainya.  Ada beberapa hal yang saya perhatikan di buber ini. Pertama, setelah semuanya duduk dengan rapi, saya amati satu per satu kawan-kawan saya. Hal apa yang mengejutkan? Semuanya memegang hp mereka masing-masing. Duh aduh,...

ASBAK (Anak Sastra Belajar Apa, Kak?)

        Saya adalah seorang mahasiswa jurusan sastra Indonesia di suatu kampus, sebut saja Universitas Gadjah Mada. Banyak orang bertanya-tanya kenapa saya ganteng apa sih yang dipelajari di sastra Indonesia? Dan mau jadi apa mahasiswa sastra Indonesia itu? Sabar…sabar… kedua pertanyaan ini adalah pertanyaan yang sangat kompleks, membutuhkan beberapa kali berkontemplasi untuk menjawabnya. Oleh karena itu, pertanyaan-pertanyaan itu akan saya jawab semampu saya, sesuai pengalaman saya, yang dikemas dalam beberapa artikel ke depan dengan judul ASBAK (Anak Sastra Belajar Apa Kak?) Jadi tetap stay tune ya… pasti gak sabar ya..........

Berlayar Bersama KMSI UGM Kabinet Layar Terkembang

Gambar
Maka dari itu, saya namakan kabinet kepengurusan KMSI periode 2016 dengan nama Kabinet Layar Terkembang Dinilai meredup oleh sebagian orang, KMSI (Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia) kini perlahan mulai naik ke permukaan. Semangat untuk membawa nama Sastra Indonesia ke seluruh Indonesia nampaknya bukan hanya bualan ketua KMSI semata. Mimpi yang sangat besar itu melecut semangat untuk mencoba memberikan yang terbaik untuk Sastra Indonesia.  Muhammad Lutfi Dwi Kurniawan, yang tergabung dalam teater Saksimata, adalah seorang mahasiswa Sastra Indonesia angkatan 2014. Dia berhasil membawa nama Sastra Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi setelah memenangkan lomba monolog nasional di Solo. Teater Saksimata yang ia gabungi itu juga terdiri atas mahasiswa Sastra Indonesia, beranggotakan Lutfi, Listya Adinugroho, Anta Wisnu Nugraha, Dwi Okkyawan, Ahmad Romadhon, Yosef Astono, dan Aditya Wicaksono. Teater yang baru dibentuk pada November 2015 itu mulai naik namanya.  R...

DOMANCAL #1

Gambar
Setelah sukses dengan acara BERANGKAT #2, alumni SMAN 1 Bantul angkatan 2014 mengadakan acara angkatan lagi yang bernama DOMANCAL #1. DOMANCAL adalah singkatan dari Dolan MAiN kanCA Lawas yang jika diubah ke dalam bahasa Indonesia yang benar-benar baik dan benar-benar benar berarti Bermain dengan teman lama. Kenapa teman lama? Karena hampir satu tahun tidak ketemu. Lama kan? Wqwq. Ide diadakannya acara DOMANCAL ini sebenarnya muncul secara tiba-tiba dan tak sengaja. Gagasan pertama sebenarnya ingin mengulangi acara angkatan tahun lalu, yaitu bersepeda bareng (kebetulan belum ada namanya). Tapi karena kendala jarak dan waktu, acara itu ditiadakan dan diganti dengan acara lain. Saat Sababoy (Sebutan anak laki-laki angkatan 2014) mengadakan acara FUTSYAWALAN #2, merapatkan tentang acara pengganti sepeda bareng dan tercetuslah acara main bareng di Pantai Wohkudu, salah satu pantai di Gunung Kidul. Langsung ke hari-H ya. DOMANCAL dilaksanakan pada hari Sabtu, 25 Juli 2015 dengan ta...

BERANGKAT #2

Gambar
        Sepertinya telat banget sih update blognya, soalnya ini temanya tentang buka puasa. Tapi gak apa-apa lah. Maklum orang sibuk, kadang susah ngatur schedule. Wqwq.         BERANGKAT merupakan singkatan dari Buber Angkatan, sedangkan Buber adalah singkatan dari Buka Bersama. Jadi, jika diuraikan, BERANGKAT adalah buka bersama angkatan. Acara ini adalah acara rutin yang dilaksanakan oleh alumni SMAN 1 Bantul angkatan 2014. Setelah sukses BERANGKAT #1 tahun lalu, ketua angkatan, Sukmawan Bayu Kawuryan yang akrab dipanggil Wawan memiliki ambisi untuk mengadakan BERANGKAT #2. Walau ada bermacam-macam masalah, seperti banyak yang belum pulang kampung, sedikitnya sukarelawan untuk menjadi panitia, dan juga masalah asmara yang sedang panas-panasnya, namun dia sukses mewujudkan adanya BERANGKAT #2 yang dilaksanakan pada 13 Juli 2015.        Acara? Angkatan 2014 Sabayota (sebutan SMAN 1 Bantul) memiliki sumber daya manus...

Festival Sastra 2015

Gambar
     Halo sahabat sastra dan bahasa, lama banget nih gak update blog. Maaf ya, aku lagi sibuk mencintai pacar orang mengurusi acara. Acara ini adalah acara yang sakral banget. Acara yang membuat orang yang makan berhenti mengunyah. Acara yang membuat matahari redup. Acara yang membuat bumi berhenti berputar. Halah. Langsung aja, acara itu adalah . . .      Nah, apa itu festival sastra? Jadi, festival sastra adalah acara tahunan dari mahasiswa Sastra Indonesia UGM dalam rangka mengenang wafatnya sastrawan Indonesia yang melegenda, yaitu Chairil Anwar. Salah satu puisinya yang terkenal adalah "Aku". Kira-kira seperti ini Aku Kalau sampai waktuku Ku mau tak seorang kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan itu Aku ini binatang jalang Dari kumpulannya yang terbuang Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Bisa dan luka kubawa berlari Berlari Hingga hilang pedih perih Dan aku akan lebih tidak pedu...