Postingan

Merawat Kucing Adalah Seni Belajar Kehidupan

Meski di masa kecil pernah mengalami cakaran kucing di wajah saya, namun nyatanya di usia 20-an ini saya tidak menaruh rasa dendam dengan binatang lucu sekaligus nakal tersebut. Malah, saya menjadi hobi untuk memelihara si anak bulu tersebut. Selama 7 tahun saya mulai menekuni kegiatan memelihara kucing ini, saya semakin sadar bahwa banyak sekali pelajaran hidup yang saya ambil dari kegiatan ini. Lantas apa saja itu? 1. Latihan bertanggung jawab Merawat binatang apapun tentu butuh sebuah tanggung jawab. Bukan hanya sekadar tanggung jawab untuk memberi makan dan minum, namun jauh lebih kompleks. Terkadang kucing juga nakal makan ayam tetangga, mencuri makanan, memecahkan perabotan orang lain, dan sebagainya. Kita sebagai owner tentu tidak bisa lepas tangan dan berdalih bahwa namanya juga binatang. Kita memiliki tanggung jawab untuk setidaknya meminta maaf, syukur bisa mengganti barang yang rusak, dan berjanji agar kejadian tersebut tidak terulang. Tak sedikit kasus kucing y...

4 Kekuatan Super yang Dimiliki Tokoh Sinetron, Nomor 5 Nggak Ada

Maha benar sinetron atas segala adegan-adegannya . Saya berani menuliskan ini karena saya sudah berpengalaman selama bertahun-tahun menonton sinetron Indonesia mulai dari Pernikahan Dini yang dibintangi Agnez Mo, Liontin dengan aktor utama kakak beradik Naysila dan Nana Mirdad, sampai Cinta Fitri yang jumlah epiosdenya melebihi ongkos parkir di sebuah pusat perbelanjaan. Meski memiliki judul dan tema yang berbeda-beda, kebanyakan sinetron tersebut ternyata memiliki persamaan dan salah satu yang saya temukan adalah mengenai kekuatan super yang dimiliki oleh tokoh dalam sinetron tersebut. Dan inilah hasil kontemplasi saya yang membuat tidak bisa tidur semalaman. 1. Invicible Kekuatan super pertama yang dimiliki tokoh dalam sinetron adalah invicible alias tidak terlihat. Bayangkan, seseorang bisa mengintip aktivitas tokoh lain di ruang terbuka hanya dengan bersembunyi di balik pohon yang lebarnya cuma setengah dari badannya. Meski ada scene ketika tokoh yang diintai ...

Tutup Auratmu, Sayangi Orang Tuamu

Aurat merupakan bagian tubuh manusia yang dilarang keras untuk dilihat, apalagi disentuh. Bisa dikatakan, aurat merupakan bagian suci dari seorang manusia. Bisa dibayangkan bukan, bagaimana jika bagian suci sesuatu sudah tidak suci lagi? Tentu nilai sesuatu tersebut sudah tidak lagi tinggi. Itulah salah satu perumpamaan tentang aurat. Allah menciptakan manusia menjadi dua jenis, yakni laki-laki dan perempuan, dengan karakter dasar yang berbeda, dengan hakekat hidup yang berbeda, dan aurat yang berbeda pula. Untuk laki-laki, aurat atau bagian yang harus dijaga adalah bagian pusar sampai lutut, sedangkan untuk wanita adalah seluruh anggota tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Beratnya Menjadi Seorang Wanita Mungkin bagi Anda para lelaki, aurat ini tidak begitu masalah karena bagiannya hanya sepertiga tubuh saja. Yang menjadi masalah adalah bagi para wanita. Menjaga bagian suci seluruh anggota tubuh adalah tugas yang amat berat. Itulah kenapa menjadi wanita yang mampu menja...

Freelance yang Tidak Free

Sudah cukup lama saya tidak mengupdate blog yang sudah agak lusuh ini setelah terakhir saya memposting mengenai suka duka menjadi seorang cat lover yang memang sengaja belum saya teruskan karena menunggu saat yang tepat.  Tiga bulan terakhir, terhitung sejak bulan Desember 2018, saya iseng-iseng mendaftarkan diri sebagai penulis artikel di sebuah jasa artikel, yakni Beryl Writer. Sebenarnya pada Februari 2018 saya pernah bergabung ke sana, namun setelah satu bulan saya memutuskan untuk resign karena saya belum mampu membuat artikel dengan kejaran deadline setiap hari. Desember tahun lalu, saya mencoba mendaftarkan diri lagi mengingat saya melihat lowongan sebagai penulis di sana. Waktu saya hendak menanyakan mengenai lowongan tersebut, Mbak Mendy, bisa dikatakan pemimpin penyedia jasa tersebut, langsung menyuruh saya langsung kerja, tanpa tes. Sebuah kehormatan bagi saya, namun sebagai orang yang tampan, saya tetap menawarkan untuk menjalani tes terlebih dahulu. Sudah ...

Perjalanan Seorang Catlover

Masa lalu saya tidak terlalu bersahabat dengan kucing. Betapa tidak, wajah saya yang tampan ini dulu pernah mendapat delapan cakaran kucing (bukan cakaran delapan kucing ya) karena saya pernah mencoba bersikeras memasukan kepala kucing ke dalam kantong plastik. Waktu itu saya tidak mencakar balik kucing tersebut karena saya sadar kalau selain tampan, saya juga bersalah. 1. Michael Seiring berjalannya waktu, saya menjadi bersahabat dengan kucing. Kucing peliharaan pertama saya bernama Michael, nama yang cukup keren untuk seekor kucing kampung gratisan yang datang entah dari mana. Dia datang ke rumah bapak saya (saya gak punya hak untuk mengakuisisi rumah beliau) ketika saya sedang asyik menjemur baju tanpa goyang. Karena iba, saya pun mengadopsinya meski hanya memberinya makan nasi dicampur ikan asin. Merawat Michael tidak terlalu susah. Dia bukan tipe kucing yang menyerang meja makan dengan brutal, kencing sembarangan, atau pup di segala tempat. Mungkin keanggotaannya y...

Lupakan Hoax, ini 5 Channel Youtube yang Bergizi Untuk Otax

Maraknya berita hoax membuat ketampanan saya semakin berkurang. Maksud hati ingin mengikuti perkembangan politik, eh ini malah di-PHP dengan berita yang benar-benar tidak baik. Mulai dari sini saya sudah mulai khawatir jika saya mengonsumsi hal ini terus menerus, bisa-bisa ketampanan saya hilang ditelan hoax.  Saya mulai mencari cara untuk menetralkan karunia Tuhan terbesar saya, yakni otak. Setelah mencoba beberapa cara seperti berhenti membuka sosmed, menyibukkan diri dengan berjualan perlengkapan untuk para catlover, hingga mencoba mengisi waktu luang dengan menjadi penulis konten freelance, saya menemukan secercah cahaya, yakni Youtube. Bukan video-video semi-useless yang saya tonton, seperti video tidak ada apa-apa selama satu jam (benar-benar tidak ada apa-apa selama satu jam), namun saya mencari video yang bersifat pengembangan diri. Channel demi channel saya telusuri. Video demi video saya pantengi. Akhirnya, saya menemukan channel yang benar-benar bermanfaat. Apa ...

Rekan Baru, Mahasiswa Baru: Semangat Baru

Tanggal 10 November 2018 menjadi hari yang akan terlupakan bagi saya. Saya berkata demikian karena saya ingat saya pernah menuliskan suatu momen dengan format (tanggal tt bulan bb tahun tt akan menjadi hari yang tak terlupakan bagi saya) namun pada akhirnya saya pun lupa. Maka dari itu saya katakan saya akan lupa dengan tanggal tersebut. Teater Kami Bercerita, teaternya anak-anak Sastra Indonesia UGM yang kini bertransformasi menjadi Bahasa dan Sastra Indonesia, menyuguhkan pementasan dengan naskah Dalam Bayangan Tuhan karya Arifin C Noer. Sudah menjadi kegiatan rutin tahunan teater KB yang berjargon ‘dua anak nambah’ ini tampil sebagai puncak acara Bulan Bahasa UGM, tapi kali ini berbeda. Tidak seperti biasanya saya yang mengambil bagian pemusik, pada pementasan tersebut saya mencoba berpindah haluan ke posisi yang lebih visual, yakni penata artistik. Tim artistik KB (singkatan untuk teater Kami Bercerita) sebenarnya terbagi atas tiga, eh, empat cabang, yakni tata rias, ta...

Ustaz Hanan Atta(c)ki yang Pernah Kena Attack

Beberapa saat yang lalu, kalau hari boleh dikatakan sebagai saat, dunia digemparkan oleh statemen ustaz muda gaul panutan para remaja, yakni Ustaz Hanan Attaki yang mengatakan bahwa salah satu ciri wanita salihah itu kurang dari 55 kg. Wajar muncul berbagai kecaman dari netizen yang mendapat hidayah sebagai makhluk yang mahabenar atas segala argumennya. Saya tidak tahu, semoga dugaan saya salah, sekali lagi semoga dugaan saya salah, kebanyakan dari yang nyinyir itu adalah kalau gak yang, maaf, berat tubuhnya lebih dari 550 newton (dengan asumsi g=10 meter persekon kuadrat) ya jelas kaum haters. Eh bukan haters ding, tapi kaum selo. Saya minta maaf sebelumnya. Jadi setelah ini kalau saya dikecam oleh netizen yang mahabenar atas segala spekulasinya, saya sudah ada permintaan maaf. Di sini saya tidak akan membela mas ustaz tersebut karena saya bukan pengacara beliau. Saya juga tidak akan menyerang bro ustaz tersebut karena saya juga bukan pengacara pihak lawan beliau. Di ...

Tidak Perlu Memberantas Koruptor, Ini Cara Simpel Membuat Dunia Menjadi Lebih Baik

Di tengah hebohnya perseteruan siapa pencetus istilah “syantik”, kasus Afifah yang jijik kepada Mas Aris, dan polemik susu kental manis yang tidak mengandung susu, lewat tulisan singkat ini saya akan mengungkapkan tentang bagaimana sih membuat dunia menjadi lebih baik. Memang dunia sudah cukup baik dengan adanya ketampanan Saya. Abaikan. Namun, menjadi lebih baik lagi adalah sesuatu yang bisa dan baik untuk terus dilakukan. Awalnya, mari kita telaah kata-kata  “lebih baik” di sini. Seperti halnya 100,0000001 yang tetap dikatakan lebih banyak daripada 100, lebih baik pun demikian. Dunia yang lebih baik tidak harus ditandai dengan hal-hal yang besar seperti semua koruptor hilang, peperangan lenyap dari dunia, internetan tidak dibatasi kuota, saya memiliki istri empat, ups, dan hal-hal besar lainnya.  Sekecil apapun suatu hal, selama itu baik, tentu akan membuat dunia menjadi lebih baik. Sebagai contoh nih, Saya sedang naik motor sambil nyanyi lagu iklan Ramaya**, eh tib...

Buka Bersama Bukan Wacana Forever

Gambar
Tidak terasa bulan Ramadhan segera pergi lagi. Banyak sekali hal-hal yang sudah terlewati, salah satunya adalah kegiatan khas selama bulan puasa, yakni buka bersama. Selama Ramadhan tahun ini, ada empat buber yang saya ikuti, yakni buber Teater Terjal FIB, jurusan Sastra Indonesia angkatan 14, teman SMA kelas 12, dan belum lama ini adalah buber teman SMA kelas 11. Buber Teater Terjal diadakan hanya beberapa hari setelah Ramadhan tiba. Acara dilaksanakan cukup sederhana, beralaskan rumput lembah UGM dan beratapkan langit bertabur bintang, kami membawa makanan masing-masing dan digelar di tengah lingkaran untuk disantap bersama-sama. Sayang, kami tak sempat mengambil gambar karena terlalu asyik larut dalam kesederhanaan. Beberapa minggu setelahnya, giliran buber jurusan menyerang. Menurut saya, buber ini adalah yang paling berkesan. Bagaimana tidak, angkatan kami yang sudah tergolong angkatan bangkotan sudah jarang sekali bertatap muka. Ada yang sibuk skripsi, ada yang sibuk gak...

Belajar dari Belajar

Menyikapi sifat dasar manusia yang tidak pernah merasa puas, dalam bahasa pun demikian. Maka dari itu, lahirlah istilah imbuhan dengan masih dipertanyakan siapa ibunya, siapa suaminya, dan apakah suaminya ketutupan logo stasiun tv swasta atau tidak. Sering kita dengar berbagai kalimat-kalimat bijak menggunakan kata belajar. Belajarlah selama 9 tahun. Belajarlah dari pengalaman. Belajar tidak mengenal usia. Namun, tahukah Anda bahwa belajar juga bisa dari kata belajar itu sendiri? Cie sendiri. Saya juga lho. Mau? Tidak percaya? Bagus, jangan mudah percaya.  Apalagi sekarang sedang maraknya kasus hoax. Begini nih. 1. Ceritanya imbuhan ber- itu memiliki 3 kagebunshin, yakni be-, ber-, dan bel-. Mereka bertiga anak yang baik, tidak suka mencuri timun, apalagi timun miliknya sendiri. Si be- ini memiliki beberapa  pasangan, yaitu kata yang huruf kedua dan ketiganya adalah e dan r, seperti ternak atau kerja. Permen tidak termasuk ya. Aneh memang bahasa ini. Lha, si ber- ...

TALKSHOW KOPLOW episode Jomblo Muda Berbakat

PROFIL Nama                                  : Karyudin Jompi Bialo (Karyudin Jomblo) Tempat, tanggal lahir            : Lahir di Kesendirian, 4 Februari 1987 Prestasi                      :  -Pemenang “Jomblo Award” kategori jomblo muda berbakat selama 3   tahun berturut-turut   -Juara 1 lomba jomblo menyaksikan 100 pasangan yang sedang pacaran                        Abang Goda Selamat pagi Mas Karyudin! Mas Kar          Selamat pagi juga, Mas Goda. Abang Goda    Maaf, panggil saja Abang Goda. Soalnya saya lebih ke tipe abang-abang daripada mas-mas. Hehe. Mas Kar      ...