Lupakan Hoax, ini 5 Channel Youtube yang Bergizi Untuk Otax

Maraknya berita hoax membuat ketampanan saya semakin berkurang. Maksud hati ingin mengikuti perkembangan politik, eh ini malah di-PHP dengan berita yang benar-benar tidak baik. Mulai dari sini saya sudah mulai khawatir jika saya mengonsumsi hal ini terus menerus, bisa-bisa ketampanan saya hilang ditelan hoax. 

Saya mulai mencari cara untuk menetralkan karunia Tuhan terbesar saya, yakni otak. Setelah mencoba beberapa cara seperti berhenti membuka sosmed, menyibukkan diri dengan berjualan perlengkapan untuk para catlover, hingga mencoba mengisi waktu luang dengan menjadi penulis konten freelance, saya menemukan secercah cahaya, yakni Youtube.

Bukan video-video semi-useless yang saya tonton, seperti video tidak ada apa-apa selama satu jam (benar-benar tidak ada apa-apa selama satu jam), namun saya mencari video yang bersifat pengembangan diri. Channel demi channel saya telusuri. Video demi video saya pantengi. Akhirnya, saya menemukan channel yang benar-benar bermanfaat. Apa saja channel itu? Ini dia.

1. SuccesBefore30

Channel ini adalah channel positif pertama yang saya temui. Seperti namanya, channel ini berisi video-video tentang bagaimana meraih kesuksesan sebelum usia 30 tahun. Kebanyakan konten-konten yang diposting adalah masalah finansial, sebuah ilmu yang tidak pernah diajarkan di bangku sekolah, padahal sangat penting, seperti bagaimana menabung yang salah, betapa pentingnya investasi, apa saja mental dan pola pikir orang kaya, dan lain-lain.

Dari channel inilah saya menjadi lebih tahu bagaimana cara menabung yang benar, yakni dengan cara menabung emas atau menyimpan uang dalam bentuk investasi lainnya, bukan sekadar menyimpan uang. Ketika kita hanya menyimpan uang, inflasi akan menyerang kita. Selain itu, saya jadi tahu apa itu aset dan liability yang membuat saya yang awalnya berpikir dua kali sebelum membeli sesuatu menjadi harus berpikir sepuluh kali.

2. D7 TV

Hampir sama dengan SuccesBefore30, channel youtube ini sebagian besar berisi tentang tips-tips finansial. Mas Gede, seorang pebisnis sukses, membagikan pengalaman dan ilmu yang ia punya kepada penonton youtubenya. Dari banyak video yang diunggah, yang paling sering ditekankan oleh beliau adalah pentingnya membangun passive income.

Passive income adalah pendapatan yang kita terima meskipun kita tidak bekerja. Setidaknya ada empat cabang passive income, yakni penyewaan, royalti, sistem bisnis, dan investasi. Mau tahu apa itu? Ya, itu adalah salah satu kata tunjuk selain ini. Ok.

3. Pagar Kehidupan

Jika kedua channel sebelumnya membahas hal finansial, Pagar Kehidupan membahas tentang cara-cara menjalani hidup dengan baik, benar, dan damai. Video pertama yang saya tonton dari channel ini adalah tentang cara simpel menjalani hidup, yakni lakukan dan tinggalkan. Setelah melakukan sesuatu, tinggalkanlah dan lakukan hal lain. Suatu saat, pasti akan menuai hasilnya. Artinya, kita harus selalu hidup di masa sekarang. 

Oh iya, channel ini juga sering membahas tentang cinta-cintaan, jadi untuk para korban PHP, diputusin pacar, jomblo abadi, dan masalah-masalah asmara lainnya, channel ini bisa jadi korban habisnya kuota kamu supaya menjadi lebih baik. Ini jauh lebih baik daripada cuma ngurung diri di kamar sambil mendengarkan lagu menye, apalagi diakhiri dengan bunuh diri atau bunuh orang lain. Wah parah tuh.

4. Arif RH Vibrasi

Channel ini adalah yang paling saya sukai karena video-videonya membahas tentang kekuatan pikiran dan hukum-hukum yang berlaku dalam kehidupan seperti hukum tarik menarik, hukum pareto alias hukum 80:20, hukum jalan memutar, hukum gaung, dan lain-lain. Banyak yang saya pelajari dari video ini. Yang paling membekas di pikiran saya adalah tentang hukum jalan memutar.

Apa itu hukum jalan memutar? Maksudnya, untuk mencapai sesuatu kita terkadang tidak bisa memakai jalan lurus, harus memutar dulu. 

Sebagai contoh, ada seorang yang miskin dan mindsetnya pun masih mindset miskin. Suatu saat dia ingin menjadi kaya. Ia pun menonton video-video tentang menjadi kaya. Beberapa motivator mengatakan "Jika ingin kaya, katakan "aku kaya"". Maka orang itu pun mengatakan "aku kaya" terus menerus. 

Waktu berlalu, hashtag #CHSI sudah berganti menjadi #80Juta, namun dia masih saja tidak kaya. Rupanya, di dalam pikiran bawah sadar dia masih disabotase oleh "Kaya gundulmu! Lihat itu lho, kamu gak punya apa-apa. Kamu itu miskin." maka dari itu, sebanyak apapun dia berkata "aku kaya", jika jauh dalam jiwa belum bisa percaya bahwa dia kaya, itu akan sia-sia. Nah, di sinilah hukum jalan memutar bekerja.

Carilah jalan memutar. Cari pihak ketiga yang bisa membuat kaya. Pihak ketiga yang paling baik adalah Tuhan. Jadi, alih-alih mengatakan "aku kaya", dengan jalan memutar katakan "Tuhan Mahakaya dan Tuhan Mahamengayakan". Bawah sadarnya pun tidak akan bisa ngomong "Tuhan kaya gundulmu!". Tuhan Mahakaya lebih bisa diterima daripada "aku kaya". Akibatnya ketika bawah sadar oke memikirkan kekayaan, maka kekayaanlah yang akan didapat. Seperti itu.

Pokoknya channel ini asyik sekali untuk ditonton.

5. Sobat Dapur

Mungkin ini channel tidak seperti sebelumnya yang membuat kehidupan menjadi lebih baik. Channel ini berisi video tutorial tentang masak-memasak. Saya sering menonton channel ini ketika saya sedang diresahkan oleh kegagalan bertubi-tubi dalam memasak nasi goreng. Akhirnya saya menemukan tutorial membuat nasi goreng ala abang-abang tukang nasi goreng dari channel ini. Setelah saya amati dan praktikkan, TA-DA. Saya masih gagal. Tapi tidak apa-apa lah, setidaknya saya tahu bahwa nasi goreng yang baik itu adalah nasi goreng yang harum, gurih, dan nasinya mencar.

Sebenarnya masih banyak channel youtube yang positif, namun kelima itulah yang paling sering saya tonton demi kehidupan saya yang lebih baik. Jika Anda berminat, Anda bisa mengunjungi channel Roli Supiawan (Pengembangan Diri), Guruku Mr D (Belajar Bahasa Inggris), Cream Heroes (Kucing-kucing lucu-- nanti saya akan buat postingan khusus), Bong Affand (Trik dropshipping), Kuliah Psikologi (Belajar psikologi), dan Dakwahpedia (Bagi yang muslim atau yang terbuka terhadap muslim). 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Menilai Buku dari Penjualnya

ADA APA DENGAN LAGU 'BALONKU'?

BERKADAL